Batas Aurat wanita Terhadap laki-laki Mahramnya.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Hampir bersamaan pendapat para ahli fikih, bahwa batas aurat perempuan kepada laki-laki mahramnya adalah seluruh badan, kecuali sesuatu yang tampak seperti wajah, leher, kepala, kedua tangan, telapak kaki dan betis.

Pada postingan sebelumnya pernah di singgung bahwa sangat di anjurkan berhiasnya perempuan di rumah untuk suaminya, kendati demikian ia pun harus menjaga mana-mana batasan-batasan aurat terhadap laki-laki mahramnya seperti ayah, atau anak laki-laki. Jadi tidak dikarenakan  karena ayah atau kandung sendiri, lalu dengan serta merta batas-batas aurat wanita jadi tanpa batas. Hanyalah untuk suami yang tidak ada batasan-batasan aurat.

Keritiria berpakaiannya pun, hampir sama halnya terhadap laki-laki yang bukan mahram. Maka sedikit di beri gambaran, pakaian wanita terhadap ayah atau anak-anak laki-laki atau laki-laki mahram lainnya; tidak ketat, tidak transfaran,  sampai bawah lutut, tidak menampakkan sebagian dada, sampai di bawah siku.

Hikmah hukum menutup aurat adalah keamanan dan ketakutan dari fitnah. Termasuk gangguan-gangguan syetan lewat mahramnya sendiri, atau bangkitan-bangkitan syahwat  mahramnya di sebabkan tingkah dan berpakaian perempuan dari mahramnya sendiri. Di antara nya juga pendidikan untuk anak-anak.

Adapun jika sudah di ketahui kepasadan atau kelakuan buruk dari laki-laki mahramnya sendiri, maka ia diwajibkan menutup aurat seperti terhadap laki-laki yang bukan mahram, walaupun dia adalah ayah atau pamannya sendiri.

About admin

yang tertatih menggapai cinta Robbnya..
This entry was posted in adab-adab wanita muslimah, fikih wanita and tagged , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Batas Aurat wanita Terhadap laki-laki Mahramnya.

  1. Anton says:

    Walopun mahram tetap aja ada batasannya ya. Kalo dirumahku skrng, cuma ada aku, istri, ibu mertua dan sepasang anakku. Utk anak2ku jg mulai aku kenalkan utk menutup aurat..ya mdh2an kelak kalo udah dewasa, mereka memahaminya…Tks ya Ummu, jadi nambah ilmu nich…

  2. Pingback: Batas Aurat wanita Terhadap laki-laki Mahramnya. | wa yuthahhirakum tath-hiira

  3. hanari says:

    yang paling bebas berarti hanya ke suami ya?asyikkkk…

  4. hy says:

    Boleh ga buka jilbab di depan paman?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>